Ruang Kelas SMPN 5 Patuk Tergenang Air Akibat Parit Terlalu Sempit

Suroyo, S.Sos.I 30 Oktober 2017 05:55:57 WIB

Nglegi (Sida Samekta). Kerusakan alam merupakan akibat dari ulah manusia. Alam banyak memberikan manfaat jika manusia tepat dan benar dalam mengelola, tetapi akan menjadi bencana dan musibah jika manusia tidak merawatnya dengan baik dan benar.

Seperti yang terjadi kemarin malam, 3 (tiga) kelas SMPN 5 Patuk tergenang air, lumpur dan sampah. Kejadian tersebut akibat talut/selokan tidak mampu menampung derasnya air yang disertai sampah dan lumpur, sementara tanggul penahan air juga kurang tinggi dan terlalu sempit ukuran teteg, sehingga air meluap keluar dari jalurnya.

Kejadian ini bermula dari hujan deras selama setengah hari pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017. Pada sore hari sekitar jam 18.00 terjadilah luapan air disertai sampah dan lumpur ke dalam lokasi SMPN 5 Patuk, menggenangi 3 kelas, papar Pajar Ismanto, TU SMPN 5 Patuk.

Kepala Padukuhan kembang, Tukarjo bersama ketua RT 18, Pairin, langsung mengerahkan warganya untuk ikut bergotong royong membersihkan sekolah. Dengan kompak dan rasa kebersamaan serta handarbeni (rasa memiliki), masyarakat Padukuhan Kembang pada hari Minggu siang berbondong – bondong kerja bakti membersihkan air, lumpur dan sampah di lokasi SMPN 5 Patuk.

Dari evaluasi sementara, akibat utama kejadian banjir adalah karena parit dan teteg terlalu sempit serta tanggul kurang tinggi. Pada saat volume air deras, maka air akan berpotensi meluap, papar Tukarjo, Dukuh Kembang. Tetapi memang kejadian kemarin karena sampah dan lumpur yang begitu banyak, sehingga saluran air tersumbat, imbuhnya.

Dengan kejadian ini, warga diharap selalu menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, karena akan mengakibatkan kerusakan lingkungan dan banjir. (Yoyo)

Komentar atas Ruang Kelas SMPN 5 Patuk Tergenang Air Akibat Parit Terlalu Sempit

Sariya 30 Oktober 2017 12:32:11 WIB
Terima kasih warga Kembang dan sekitarnya yg telah membantu bergotongroyong membersihkan sisa sisa lumpur dan sampah yg masuk ke halaman sekolah, serta membuat tanggul lebih tinggi, untuk penanggulangan sementara, jiku hujan lebat terjadi lagi. Kami seluruh warga sekolah mengucapkan terima kasih kpd warga Kembang dan sekitarnya. Kami juga merasa "bombong" atas inisiatif warga, yang itu semua menunjukkan kepedulian kepada aset Pedukuhan Kembang Desa Nglegi. Warga turut handarbeki lembaga ini.

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Data Kebudayaan Desa Nglegi

1. Rosulan, Nyadran, dan Ritus Pangan
     
NO

          

NAMA KEGIATAN

 

 WAKTU PELAKSANAAN

 KET

1 Rasul Desa Nglegi Senin, 19 Agustus 2019 -

Radio Persatuan Nglegi (PERSEGI)

Aparatur Pemerintah Desa Nglegi

            PERANGKAT DESA NGLEGI
     
NO

          

NAMA

 

 JABATAN

1 WAGIMAN, S.IP Kepala Desa
2 KUNCORO KRESNO, S.Kom Sekretaris Desa
3 SURADI Seksi Pemerintahan
4 SUROYO, S.Sos.I Seksi Pelayanan
5 SUDIYONO Seksi Kesejahteraan
6 ANA RACHMATUN Kaur Keuangan
7 ARIF JUNAIDI ARSONO Kaur Perencanaan
8 RADIYO Kaur Tata Usaha dan Umum
9 KARNOTO Staf
10 CIPTO YUWONO, S.IP Staf
11 SUPARTONO Staf
12 AYUS GUNTORO Dukuh Klepu
13 TRI SUHARTANTA Dukuh Trukan
14 SUGIMAN Dukuh Nglegi
15 TRI KARYADI Dukuh Nglampar
16 TUKARJO Dukuh Kembang
17 WARTONO Dukuh Gedoro
18 WIDODO Dukuh Padangan
19 MURYANTO Dukuh Glagah
20 ANA RACHMATUN, A.Md Plt. Dukuh Karang

Lokasi Nglegi

tampilkan dalam peta lebih besar