DPU Gunungkidul Akhirnya Angkat Bicara soal Heboh "Pathok Misterius"

Suroyo, S.Sos.I 07 Oktober 2017 17:35:23 WIB

Nglegi (Sida Samekta). Buntut dari hebohnya “Pathok Misterius” di wilayah pemerintah Desa Nglegi berlanjut dan mulai mendapatkan respon pihak terkait.

Akhirnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gunungkidul angkat bicara setelah mengetahui berita heboh tentang “Pathok Misterius” di wilayah pemerintah Desa Nglegi. Harno, perwakilan Dinas PU Gunungkidul mendatangi kantor Kepala Desa Nglegi, Jum’at , 6 Oktober 2017, ditemui sekretaris desa Nglegi, Kuncoro Kresno, A.Md (mohon maaf tidak sempat foto, kata sekdes kami, yang baru 3 bulan di lantik, red).

Pihak PU mengatakan bahwa “kami menyampaikan pemberitahuan pembangunan jalan yang akan melewati wilayah Desa Nglegi oleh pemerintah kabupaten Gunungkidul didukung oleh pemerintah propinsi melalui danais.

Kemudian sekretaris desa bertanya soal hebohnya tanggapan warga Desa Nglegi tentang “Pathok Misterius” yang membuat resah warga, beliau mengakui secara formal memang belum ada suratnya pak, papar Harno. Beliau menambahkan, masalah menanam pathok katanya sudah mendapat instruksi dari pemerintah pusat. Pathok itu digunakan untuk mempermudah tim survey dalam pembuatan detail engenering desain oleh tim. Dan kami atas nama pihak PU mohon bantuan pemerintah Desa Nglegi untuk mengkondisikan warga, mengingat akan adanya ganti lebih, bukan ganti rugi, papar Harno.

Kepala Desa Nglegi, Aripin, S.IP di tempat terpisah memberikan tanggapan atas kedatangan pihak PU GK, saya menyayangkan hal seperti ini terjadi, karena sudah heboh, baik di masyarakat maupun di media sosial, kemudian baru ada klarifikasi, itupun belum memberikan kepada kami surat resmi, jelas beliau. Maka saya berharap segera ada kepastian secara formal untuk mengakhiri polemik di masyarakat, syukur jika memperhatikan opini masyarakat, yaitu mengurangi dampak sosial, ekonomi dan tata ruang desa, tambah Aripin, S.IP di rumah beliau saat kami wawancara, Sabtu/ 7/10/17.

Budaya ungggah ungguh, saling menghormati, tepo seliro, saling menghargai dan kulo nuwun tentu bagi siapapun sangat penting, apalagi orang jawa yang kental dengan budaya ketimuran. Hikmah dari kejadian ini, bagi pihak terkait untuk menjadi koreksi, wong jowo iku seng penting “tembunge”. Kalau ada komunikasi, sosialisasi, koordinasi pemerintah pusat, daerah dan sampai pemerintah desa, padukuhan dan RT pasti tidak akan menjadi heboh dan prasangka.

Semoga pihak terkait segera menindak lanjuti polemik dan masalah “Pathok Misterius” ini secara tuntas, kami (masyarakat) Desa Nglegi yakin bahwa niat pemerintah itu baik, demi perubahan dan kemajuan masyarakat pada umumnya, tetapi perlu kiranya prosedur pelaksanaan di lapangan untuk dicermati kembali, red.

Komentar semua pihak, kami yakin adalah wujud kepedulian kita semua. Saatnya masyarakat diberikan contoh dan kinerja yang baik dari para pejabat pembuat kebijakan. Masyarakat sudah cerdas menilai, cerdas bersikap.

Semoga apapun program pemerintah, dapat berjalan lancar dan memberikan dampak yang positif serta mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya. (Yoyo)

 

Komentar atas DPU Gunungkidul Akhirnya Angkat Bicara soal Heboh "Pathok Misterius"

partono 08 Oktober 2017 05:37:54 WIB
Sepakat apa yg disampaikan pak lurah,beritikatlah yg baik pada masyarakat,masyarakat akan lbh mudah mapan dan manut2 wae, apalagi utk kptgn umum, jangan malah di teror. Unggah ungguh, sopan santun, mutlak diperthkan.salam utk kel nglegi.
Mas sigon 07 Oktober 2017 18:54:48 WIB
Apa yg disampaikan Pak Lurah itu sangat benar sekali,apalagi hidup di masyarakat yg masih memegang teguh etika bermasyarakat yg tinggi.Harapannya segera ada klarifikasi ke masyarakat dan hal seperti itu tidak akan terulang kembali,ditempat itu maupun ditempat lain.dan saya kira unggah2 seperti itu bisa diterapkan ke semua aspek kehidupan dimanapun berada

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Data Kebudayaan Desa Nglegi

1. Rosulan, Nyadran, dan Ritus Pangan
     
NO

          

NAMA KEGIATAN

 

 WAKTU PELAKSANAAN

 KET

1 Rasul Desa Nglegi Senin, 19 Agustus 2019 -

Radio Persatuan Nglegi (PERSEGI)

Aparatur Pemerintah Desa Nglegi

            PERANGKAT DESA NGLEGI
     
NO

          

NAMA

 

 JABATAN

1 WAGIMAN, S.IP Kepala Desa
2 KUNCORO KRESNO, S.Kom Sekretaris Desa
3 SURADI Seksi Pemerintahan
4 SUROYO, S.Sos.I Seksi Pelayanan
5 SUDIYONO Seksi Kesejahteraan
6 ANA RACHMATUN Kaur Keuangan
7 ARIF JUNAIDI ARSONO Kaur Perencanaan
8 RADIYO Kaur Tata Usaha dan Umum
9 KARNOTO Staf
10 CIPTO YUWONO, S.IP Staf
11 SUPARTONO Staf
12 AYUS GUNTORO Dukuh Klepu
13 TRI SUHARTANTA Dukuh Trukan
14 SUGIMAN Dukuh Nglegi
15 TRI KARYADI Dukuh Nglampar
16 TUKARJO Dukuh Kembang
17 WARTONO Dukuh Gedoro
18 WIDODO Dukuh Padangan
19 MURYANTO Dukuh Glagah
20 ANA RACHMATUN, A.Md Plt. Dukuh Karang

Lokasi Nglegi

tampilkan dalam peta lebih besar